Panglima Al-Qur’an itu Telah Meninggalkan Kita

0
18

BACAAN tahlil laa ilaha illa Allah, Muhammadur-Rosulullah puluhan ribu pelayat mengantar jenazah (alm) KH R Muhammad Najib Abdul Qodir ke tempat peristirahatannya terakhir di Dongkelan Bantul, Selasa (5/1/2021). Selain itu juga dilakukan doa bersama secara bergantian dipimpin KH Abdul Hamid Abdul Qodir (adik almarhum yang sekaligus menjadi penggantinya), KH Mas’ud Masduki (Rois Syuriah PWNU DIY) dan KH Akhmad Said Asrori (salah satu Rois Syuriah PBNU).

Sejak Senin (4/1/2021) sore sampai menjelang upacara pemberangkatan, para pelayat juga terus berdatangan ke Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak untuk mensalatkan dan mendoakan Kyai yang selain hafal Alquran juga menguasai tujuh macam bacaan Alquran (qiro’ah Sab’ah) ini. Selain itu, kompleks pesantren hingga pinggir jalan diwarnai ratusan karangan bunga ucapan bela sungkawa.

Karangan bunga yang dijajar di pinggir halaman pesantren hingga jalan KH Ali Maksum antara lain dari Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, Menko Maritim dan Investasi Luhut B Panjaitan, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi, Sekjen Kemenag Prof Dr Nizar Ali, Ketua DPP PKB A Muhaimin Iskandar, Ketua DPP PPP Suharno Monoarfa, anggota DPR/MPR RI Drs HM Idham Samawi, Kakanwil Kemenag DIY Drs H Edhi Gunawan MPdI serta dari para tokoh nasional maupun lokal.

KH Yahya Cholil Tsaquf, mewakili seluruh jajaran pengurus NU mulai tingkat PBNU, PWNU, PCNU, hingga MWC sampai ranting NU, menyampaikan, salam dari Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas yang juga adiknya, KH Mustofa Bisri yang juga pamannya, serta sejumlah kiai serta memohonkan pamit karena pada kesempatan ini tidak bisa takziyah secara pribadi.

“Kami menyampaikan sugeng tindak dan ikut berbahagian dengan tindaknya simbah Kyai Najib Abdul Qodir. Saya yaqin, bahkan haqqul yaqin, ini adalah waktu yang sudah berpuluh-puluh tahun beliau tunggu, sejak beliau memutuskan untuk berkhidmah kepada Alquran. Untuk mempersembahkan seluruh hidup beliau kepada Alquran. sekarang waktunya beliau mengunduh buah perjuangan hidupnya, waktunya beliau menjemput rahmat robbi,” katanya.

Sementara itu KH Dr Hilmy Muhammad, salah satu pengasuh Ponpes Krapyak, mengatakan, (alm) KH R Muhammad Najib Abdul Qodir merupakan Panglima Alquran Indonesia hari ini. “Hafalan Alqurannya tingkat istimewa. Beliau bukan hanya hafal hafalan Alquran dalam bacaan biasa, tapi sampai kemampuan berbagai riwayat bacaan Alquran yang bermacam-macam. Setiap hari melayani setoran hafalan santri sampai lebih tengah malam,” kata KH Dr Hilmy Muhammad yang juga anggota DPD RI. Beberapa waktu lalu Ustad Yusuf Mansyur bersama dua putranya juga sowan dan setor hafalan kepada beliau.

Ditambahkan, setiap malam bulan Ramadan, saat ngimami Salat Terawih di Masjid Krapyak, malam pertama sampai malam dua puluh Ramadan, beliau membaca ayat Alquran hingga 1,5 juz setiap malam, sehingga tanggal 20 Ramadan hatam Alquran. Kemudian pada malam 21-25 beliau setiap malam membaca 6 juz. Dan pada malam 26-28 beliau membaca setiap malam 10 juz Alquran, sehingga selama Ramadan saat imam tarawih hatam 3 kali.

“Yang beliau lakukan sungguh istimewa, karena mungkin di Indonesia hari ini adalah satu-satunya kiai yang melakukannya. Subhanallah. Dan hari ini beliau meninggalkan kita. Sungguh kehilangan besar bagi Yogyakarta, dan juga bangsa Indonesia,” tegasnya.

“Kami sangat berduka kehilangan kiai, guru, ulama panutan yang terus mengayomi dan membimbing kami selama ini,” kata Kepala Kanwil Kemenag DIY Drs H Edhi Gunawan. (Luthfie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here