PAC GP ANSOR Se-Kabupaten Sleman Nyatakan Sikap

0
57

Sleman – Setelah dilaksanakan Apel kebangsaan pada hari ahad 29 November yang lalu, secaraa serempah Pengurus Anak Cabang Gerakan Pemuda ANSOR Kapanewon (Kecamatan) se kabupaten Sleman menemui Penewu di wailayahnya masing masing untuk menyatakan sikap terkait perkembangan situasi yang ada di Kabupaten Sleman jelang terselenggaranya pemungutan suara Pemilihan Kepala daerah kabupaten sleman yang akan di gelar tanggal 09 desember mendatang hal ini juga perwujudan dari instruksi ketua umum PP GP Ansor.

Selain berharap dapat terlaksana pemilu yang adil dan transparan dalam kesempatan ini GP ANSOR berharap dan berkomitmen untuk dapat turut serta menjaga masyarakat terutama dalam pelaksanaan protocol kesehatan saat dilaksanakannya pemilihan umum mengingat jumlah kasus covid-19 yang terus meningkat sampai dengan hari ini.

Berikut point pernyataan sikap yang disampaikan:

  1. Siap menjaga keamanan dan ketertiban dalam proses penyelenggaraan pemilihan umum kepala daerah kabupaten sleman.
  2. Siap mendukung pihak penyelenggara pemilihan umum (PEMILU) untuk melaksanakan tugasnya dalam menyelenggarakan pemungutan suara secara langsung, bebas, rahasia jujur, adil (LUBER-JURDIL) serta professional, obyektif dan transparan.
  3. Mendukung dan mengawal pemerintah daerah (Kabupaten), Kapanewon, serta pemerintah desa untuk bersikap netral dalam pemilihan umum yang akan terselenggara pada tanggal 09 Desember 2020.
  4. Menolak dan melakukan monitoring terhadap potensi terjadinya praktik-praktik money politic, intimidasi, serta segala jenis kecurangan yang mungkin dilakukan oleh semua pihak yang berkepentingan dalam proses pemilihan umum kepala daerah Kabupaten Sleman.
  5. Menolak penyalahgunaan pemberian bantuan sosial (PKH, BANSOS, BKK, BLT, PIP, Dll) untuk kepentingan pemenangan salah satu pasangan calon tertentu.
  6. Mengawal dan mensukseskan pelaksanaan pemilihan umum dengan melaksanakan protocol kesehatan sebagai ikhtiar untuk memutus penyebaran virus covid-19 di wilayah kabupaten sleman.

Ketua GP ANSOR Kabupaten Sleman Ariyanto Nugroho menyatakan bahwa silaturahmi dan audiensi oleh  PAC GP Ansor merupakan hasil  rapat koordinasi antara oleh Pimpinan cabang melalui Pimpinan Anak Cabang, dimana setiap PAC menginformasikan bahwa mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa terdapat beberapa hal yang tidak etis pada saat penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat, dilihat dari waktu penyaluran yang menjelang pelaksanaan pilkada, dan  informasi ada masyarakat penerima Bantuan sosial yang digiring untuk memilih paslon tertentu bahkan diancam dihentikan bansosnya, masyarakat dibuat seolah berhutang budi pada person tertentu karena merasa sudah mengawal bansos/hibah bagi masyarakat.

Hal ini yang mendasari kenapa yang diambil adalah tingkat kapanewon, agar Penewu dapat mengingatkan jajaran di bawahnya yaitu: Lurah, Dukuh RW, RT untuk senantiasa bersikap netral, serta tidak memanfaatkan jabatan yang diamanahkan, hal ini tidak lain tidak bukan adalah untuk turut serta menjaga situasi  kondusif baik sebelum, pada saat, maupun pasca Pilkada 9 Desember 2020.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here